Senin, 05 Maret 2012

Rencana Baru Zionis: me-Yahudi-kan Al-Quds dan Melakukan Pembunuhan atas Haniyah dan Pemimpin HAMAS Lainnya

Akhbar Ikhwan
26/2/2009 | 29 Safar 1430 H
Oleh: Al-Ikhwan.net


Di tengah ancaman yang terus meningkat untuk melakukan pembunuhan terhadap pemimpin faksi-faksi Palestina, pemerintah Zionis dan pemimpin distrik penjajah di kota Al-Quds serta bekerja sama dengan lembaga-lembaga pendudukan dan ritual keagamaan Zionis yang berada di dalam dan di luar membenarkan adanya rencana besar untuk me-yahudikan kota Al-Quds yang terjajah dan menguasai masjid Al-Aqsha sehingga dapat shalat di dalamnya, serta membangun haekal diantara Quba Shakrah yang suci dan masjid Al-Aqsha yang penuh berkah!!

Pemerintah Zionis dalam pertemuan mingguannya hari ahad kemarin juga mengeluarkan keputusan  untuk melakukan pembunuhan terhadap para pemimpin faksi-faksi perlawanan Palestina, khususnya pemimpin pasukan perlawanan Islam “HAMAS”; Baik pimpinan politik dan militer termasuk di dalamnya perdana menteri Palestina, Ismail Haniyah!!
Sementara itu, gerakan perlawanan Islam HAMAS menegaskan bahwa keputusan itu merupakan keputusan yang sangat berbahaya dan sangat bertolak belakang dengan akal sehat sang teroris yang selalu dikeluarkan dan direncanakan oleh penjajah.
Sementara itu pula, sebagian menteri pada pemerintahan Zionis, pada pertemuannya tersebut meminta untuk segera melaksanakan rencana pembunuhan terhadap perdana menteri Palestina Ismail Haniyah, sebagaimana yang ditegaskan oleh menteri pembangunan infra struktur dan kependudukan “Zaef Boyim” : Bahwa tidak ada perbedaan antara petinggi politik dan militer pada HAMAS, dan kita harus berinteraksi dengan Ismail Haniyah sebagaimana kita berinteraksi dengan syeikh Ahmad Yasin dan DR. Abdul Aziz Rantisi!!
Dan ketika menjawab pertanyaan wartawan: Apakah Haniyah merupakan target utama untuk dibunuh? Menteri Zionis Rayem Ramon menjawab: “Semua yang memiliki keterkaitan langsung atau tidak langsung dalam melontarkan rudal terhadap Sidrot (daerah pendudukan yang dikuasai oleh Israel) akan menjadi target pembunuhan”, dan ramon menolak tuduhan pihak ekstrimis kanan untuk menguasai Jalur Gaza, dia berkata: “Keberadaan kita di Jalur Gaza akan membuat kita membayar harga yang sangat mahal”.
Menteri Zionis lainnya, Meyer Syatret meminta untuk melakukan penolakan atas tindakan aksi syahid Palestina dengan menghapus penduduk Jalur Gaza dan memberikan peringatan kepada seluruh warganya, guna rasa takut dan teror terhadap penduduk Jalur Gaza dalam menghadapi sikap serius Israel!!
Dari sisi lain Fauzi Barhum, juru bicara HAMAS menegaskan bahwa keputusan Zionis tersebut sangatlah berbahaya, terutama setelah datang kunjungan para petinggi Amerika ke daerah konflik, dan hal ini menyingkap akan kepalsuan pemerintah Amerika yang masih saja melindungi teroris dan mengirimkannya ke seluruh negara-negara di dunia, dan hal ini juga menegaskan bahwa pemerintah Amerika tidak mau menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara Israel dengan bangsa Palestina, namun justru ikut serta dan secara langsung ikut terlibat dalam mengumumkan perang dengan bangsa Palestina, perampasan tanah suci dan hak-hak bangsa Palestina.
Barhum juga mengajak kepada seluruh bangsa Arab dan umat Islam serta seluruh orang-orang yang terpilih dari negara-negara di dunia untuk mengumandangkan dukungan dan pembelaan terhadap bangsa Palestina, dan terus melanjutkan program dukungan mereka terhadap ketegaran dan pembelaan atas hak-hak bangsa Palestina serta berusaha menghentikan blokade atas bangsa Palestina”, membentuk konsensus dan lembaran-lembaran dalam bentuk desakan secara kuat terhadap pembuat keputusan di dunia untuk menentukan kondisi daka rangka mengakhiri penderitaan anak-anak bangsa Palestina, mengecam aksi penjajahan dan terorisme ini dan memberikan hak-hak bangsa Palestina dan tsawabit mereka, dan menegaskan bahwa berdiam dirinya penguasa Arab dan Islam tidak menjadi alasan leluasanya ancaman-ancaman Zionis yang sangat berbahaya untuk menenggelamkan Gaza pada lautan darah; hanya untuk memberikan kepuasan dan memenuhi keinginan penjajah.
Dari sisi lain juga disebutkan, bahwa proyek Zionis untuk menguasai kota-kota dan desa-desa Al-Quds yang didapat dari sumber-sumber Palestina, target dari itu semua adalah menguasai masjid Al-Aqsha yang penuh berkah, kuburan bab Ar-Rahmah dan bab Al-Asbath, mengambil alih manajemen wakaf Islam untuk menghilangkan kepentingannya di masjid Al-Aqsha yang penuh berkah dari adanya manajemen terpadu “Islamiyah” Zionis  Nasrani. Sehingga Zionis dapat berhasil memasuki masjid Al-Aqsha dan shalat di dalamnya, membangun haekal antara Quba Shkhrah dan masjid Al-Aqsha yang penuh berkah.

.....................................................................................................

postingan 8 Juni 3:27 am. tulisan ini copas dari al-ikhwan.net

komentarnya:

syabli menulis on Jun 8, '09
nanya: mbak berhasil mendapatkan e-book gratisnya di situs itu? soalnya saya cari tidak bertemu.

akashiroo menulis on Jun 8, '09
syabli} berkata
nanya: mbak berhasil mendapatkan e-book gratisnya di situs itu? soalnya saya cari tidak bertemu.
saya udah dapet... udah saya buat versi PDFnya. kalo mau dateng aja ke BT sambil bawa flashdisk.

ada 6 buku.
1. Risalah Dakwah Ikhwan
2. Risalah Jihad
3. Risalah Kepada Mahasiswa
4. Risalah Menuju Cahaya
5. Kepada Apa Kami Menyeru Manusia
6. Apakah Kita Aktivis Dakwah

syabli menulis on Jun 9, '09
mantabbbbb... ntar kesana ah...
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar