Senin, 25 Februari 2013

Untuk Seseorang yang Belum Bisa Kueja Namanya


Kau adalah hikmah bagiku
Hikmah cintaku
Hikmah penghambaanku
Hikmah harap dan cemasku
Dimanakah aku menyandarkan semua,
dari sanalah kau datang sebagai hikmahnya

Menanti wujudmu adalah bentuk kesetiaan
Kesetiaan untuk tetap mensyukuri
Kesetiaan untuk tetap mengingat Yang Mejadikanmu ada
Kesetiaan untuk tetap taat pada Peniup Ruh ke jasadmu
Kesetiaan untuk menjaga khidmatku pada dakwah dan jihad
Kesetiaan untuk bersungguh-sungguh tetap seperti itu setelah kita bertemu

Memikirkanmu adalah rangkaian do’a
Agar Ya Muqid dan Ya Hafiidh menjagamu
Agar Ar Rahman dan Ar Rahim mengasihimu dan menyayangimu
Agar Ya Muhaimin melindungi langkahmu dalam ketaatan atau dalam menjemput syahidmu
Agar Ya Kariim memuliakan hidupmu di tanah dan di langit
Agar kau istiqomah membangun cinta pada Pemilik Hatiku

Mengira-ngira tentangmu bak masuk ke nepenthes, sarracenia, drosera, dan VFT
Mematikan!

Maka ku mohon enyahlah kau
Entah kau dekat ataupun jauh
Entah kau kukenal ataupun tidak
Enyahlah dari huruf-huruf
Biarlah kau seseorang yang tak bisa kueja huruf-hurufnya
Biarlah aku bercengkrama dengan Yang Sangat-Sangat Besar Cinta dan CemburuNya padaku

Sampai saatnya Dia menitipkan kau
teman perjuanganku
Sampai saat bel itu berbunyi
dan dengan tangan-tanganNya
Allah sendirilah yang mengantarkan padaku
huruf-hurufnya

afra firdausi
Tegalrejo Yogyakarta, 19 April 2011

*sambilketakketikkatei*





-repost dengan tanggal yang sama-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar