Sangat sangat sangat menyenangkan itu tidak di sini. Dimana? Di saat kita tak lagi menua ^_^
Rabu, 27 Februari 2013
say, lht ini jadi inget dirimu__Hafsah Kayyisah.
gimana kabar anti sekarang? smoga slalu dalam lindunganNYa
-repost 12April2012-
hujan... menyegarkan
hujan... refitalisasi
hujan... barokah
hujan... waktu mustajabx do'a
Aaasssyyyiiiikkk.... Alhamdulillah ^_^
"Tidaklah kamu melihat bahwa Alloh mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya,,
kemudian menjadikannya bertindih-tindih. maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan
Allah (juga) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung. maka dilimpahkanNYA (butiran-
butiran) es itu kepada siapa yang dikehendakiNYA dan dipalingkanNYA dari siapa yg dikehendakiNYA.
Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS. An-Nur: 43)
Yuk berdo'a & happy fasting yak ^_^
Yuk berdo'a & happy fasting yak ^_^
-repost 2April2012-
Ada yang milad lho hari ini... colek2 ah Fithria Anggrayni, Mulika Indriani Firdaus,Willy Humaira, Dhara Ikj, Nurliana Lina Achmad, Muflihah Rizkawati
^_^
-repost 7 Januari 2012-
Alhamdulillah, dapat keponakan lagi *hehengaku2inismgemak&bpkx gmarah*
2 mujahid, pemimpin umat yang sholeh dan istiqomah, insyaAllah... Razan Afham Rifai (anak ke 2 dari pak Muhamad Rifai Reza Kabalmay & mb Dwie Umminya Daffa') & mujahid dari jayakarta siapa namax y (anak ke 3 dari mb Meilia Marissa).
Barokallah...
2 mujahid, pemimpin umat yang sholeh dan istiqomah, insyaAllah... Razan Afham Rifai (anak ke 2 dari pak Muhamad Rifai Reza Kabalmay & mb Dwie Umminya Daffa') & mujahid dari jayakarta siapa namax y (anak ke 3 dari mb Meilia Marissa).
Barokallah...
-repost 12Juni2011-
Ayesha Fatiyyah Syahidah... suka denga namamu nak, Allahumma aamiin...smg gelar kemenangan dunia dan akhirat engkau raih, seperti salah 1 do'a namamu cinta... apalagi nama Ayesha, rindu dengan mujahidah yang 1 itu, ayah dan bunda Diyah Candra insyaAllah akan menceritakan padamu kelak:) dan insyaAllah kau tutup perjalananmu dengan gelar syahidah. Allahumma aamiin...
jazakumullah khairan jaza'
-repost 4 Juni 2011-
Terpejam atau tidaknya mata, pekak atau tidaknya telinga, terkunci atau tidaknya mulut, tersumbat atau tidaknya hidung, terikat atau tidak tangan dan kaki. Tetap ada permainan menggoda di sekitarnya, terus dan akan terus ada. Merayu, menembus, menjilat-menjilat, menggamit-gamit, menowel-nowel mata yang terpejam, telinga yang pekak, mulut yang terkunci, hidung yang tersumbat, tangan dan kaki yang terikat. Akibatnya mata, telinga, mulut, hidung, tangan dan kaki liar tak terkendali. Jadi buka mata, telinga, mulut, hidung, tangan dan kaki. Buat dia kuat dan dapat bertahan untuk jadi penakluk permainan. insyaAllah.
-repost 27Mei2011-
Menonton carlo, merry, mama tatiana, om abu bakar... Jadi kangen saudara2ku Ismi Nazar, Zubeidah Nasar, Asni Waode, sari rumakey, iya labanto, mb Dwie Umminya Daffa' (mb logat bcr mb dah mirip lho, biarpun jawane isih krungu^^), Ellya Rochmawati (yg baru 5 bulanan jdi warga manokwari^^), mb ika prabawaningtyas, dan dina fathiya.
Semoga Allah selalu menjaga langkah2 saudaraku:)
-repost 15 Mei 2011-
Semoga Allah selalu menjaga langkah2 saudaraku:)
-repost 15 Mei 2011-
Selasa, 26 Februari 2013
Siapa bilang orang yang ikhlas itu tanpa pamrih? Dia adalah orang yang paling pamrih no 1 sedunia angkasa ^_^. Orang yang paling mengharapkan sesuatu. Bukan dariku dan bukan darimu, apalagi hanya sekadar rupiah, dollar, euro, dirham, atau dinar! Tidak, sama sekali tidak! Mereka mengharapkan yang lebih berharga dari itu semua. Lebih... Lebih... Lebih...
Jangan kau tanya, "Ikhlas nggak ni?" Paling dia hanya akan tersenyum.
Do'akan saja dia, semoga langgeng keikhlasannya ^_^
-repost 3Mei2011-
Nice quote dari blog tetangga^_^
Jika Anda menjadi bagian dari sistem, Anda punya kesempatan besar memelihara dan memperbaiki sistem agar menjadi lebih baik.
Jika Anda menjadi bagian dari luar sistem dan mempunyai tujuan yang sama dengan sistem, mari berlomba dalam kebaikan bukan malah tertawa bahkan menghina.
Namun jika Anda menjadi bagian dari luar sistem serta tujuannya berbeda dengan sistem, mari bekerjasama dengan hal yang disepakati dan bertoleransi dengan hal yang berbeda.
Mari Bekerja Untuk Indonesia
-repost 23April2011-
"Israel tidak menginginkan dia ketika dia masih hidup dan Israel tidak akan memiliki dia ketika dia sudah mati," kata ibunya.
Untukmu calon ibu dan para ibu no 1 sedunia (karena kau punya Allah, Rasul, dan Al-Qur'an)
-------------------------------------
Setelah baca tulisan2x d FB Vittorio Arrigoni dan lht hsl jepretanx ttg palestine, ternyata saya kalah "banyak tahux" dari Vik soal palestine. Ish...ish...ish... harus banyak2 istighfar ini
-repost 19April2011-
Teruntuk semua pejuang dakwah di Skif Al-ahkam Hukum Umy, Skift Almuhandis, Skif Fisipol Umy, Al Kahfi, Al-Jundi, Al-Ghofiqi, @Ibnu Rusyd Fe, dan Jamaah Al-Anhar Umy... SEMANGAT Ya u TK 2 nya... Barokallah...
Semoga TK 2 & SUPER CAMP Sahabat Al Jundi melahirkan mujahid-mujahidah tangguh^_^
Ada sungai-sungai madu, anggur, susu, kemah-kemah, bidadari-bidadari bermata jeli yang menanti insya Allah ^_^
-repost 16April2011-
Cinta... Baru saja ku membuka "your notifications", spy (mata-mata) FB ku karena kubisa melihat siapa berinteraksi dengan siapa, atau siapa pun yang berinteraksi denganku. Aku bisa memesan dengan-nya apa saja yang harus dia laporkan padaku. Kalau ku tak butuh laporannya, gampang..... Cuekin saja, tak usah dibuka. Selesai!
Namun kitab akhiratku bukanlah seperti notifications-ku. Dia tak bisa kuabaikan. Aku juga tak bisa menyuapnya. Dia akan 'berkicau' tanpa ampun, bercerita semuanya, berdasarkan bukti yg tak habis-habis. Sampai ku akhirnya berkata, "Ya, dia benar"
Siapa sebenarnya bosnya? Aku harus mencari yang menguasainya agar berbelas kasih padaku.
-repost 29Maret2011-
Maaf cinta, aku tak mau kau ajak mencari ujung pelangi.
Ku tahu pelangi itu indah. Pelangi juga yang ku tunggu ketika hujan reda.
Karena wujudnya tak selalu ada. Karena kita sering bercerita ada apa kisah di balik pelangi.
Pelangi bagi kita begitu memesona. Tapi apakah kau tahu dimana ujung pelangi itu berada? Karena aku juga tak tahu dimana ujung pelangi itu berada.
Aku tak mau rambutku memutih, punggungku membungkuk, penglihatanku mengabur, dan ingatanku menghilang hanya untuk mencarinya.
-repost 28Maret2011-
Cinta... Panggilan sayang itu mendekatkan hati dan menyuburkan jiwa. Apalagi jika diucapkan kepada keluarga, sesama muslimah, atau pada 'teman' hidup kita. Tapi ketika diucapkan oleh lawan jenis kita (yang belum halal bagi kita), ah.. diri kita terlalu berharga untuk itu semua. Dan kau tahu cinta, ada yang menatap dengan pandangan sangat cemburu padamu, pandangan dari Yang Memiliki Semua Panggilan Sayang.-repost 28Maret2011-
Cinta... Jagalah bungamu, agar dia sempurna berbunga, agar dia menjelma menjadi buah dan sampai masax u kau dipetik. Malulah pada tangan-tangan kukuh yang menanammu ketika kau masih menjadi bibit, merawatmu sebelum dan sesudah berbunga. Malulah pada sinar matahari yang telah membantumu berfotosintesis. Malulah pada air yang kau serap lewat akarmu. Malulah juga pada tanah yg menahan kokoh berdirimu. Malulah pada lebah dan binatang2 yang membantu penyerbukanmu. Terlebih-lebih malulah pada Allah yg tanpa bayar (tanpa kau harus berbuah dulu dan memberikan padaNYA) sudah menyediakan tangan-tangan kukuh, sinar matahari, air, tanah, lebah untuk mu.
-repost 27Maret2011-
-repost 27Maret2011-
Setiap yang Halal tidak Memerlukan yang Haram
Hmm... Termenung lama sekali ketika membaca kalimat "Setiap yang halal tidak memerlukan yang haram". Satu kalimat bermakna dalam. Berkelebat, sekadar mampir, atau bahkan menghuni pikiran dan rasa. Tapi semua memiliki makna sama, menghentak jiwa, seperti palu godam lumpuhkan lawan, "WAKE UP!"
Sering sekali toleransi terucap mengatasnamakan kehalalan. Ah, sangat sering bahkan. Abaikan panggilan hati yang gundah rasakan ragu. Padahal tinggalkan keraguan, keyakinan telah menunggu di sisi lainnya.
Atau sering mempersulit padahal ada kemudahan di sebelahnya. Bukankah tinggal di tempat yang menyengsarakan itu pahit, memakan duri itu sakit, dan meminum tuba itu perih. Tapi kenapa, atas nama kemanusiawian tetap katakan inilah aku, jangan pernah Kau atur dan suruh aku. Padahal di sebelah pahit, sakit, dan perih itu sudah ada manis, luas, dan lega yang tersedia.
Tegalrejo, 19 Februari 2012
*salahsaturenunganhasilmembacaartikeldenganjudulyangsamadihasanalbannadotcom*
Surat Cinta Untukmu
Saudara-saudaraku,
Tahukah engkau ttg profil picture yang kupasang di lembaran ini? ku yakin kau mengenalinya :)
Selembar surat berwarna merah jambu, ya surat cinta. Selembar surat cinta untuk kau dan aku, muslimah Indonesia insya Alloh.
Surat cinta dari muslimah Palestina, dititipkan ke Bunda Yoyoh yusroh ketika lawatan beliau bersama anggota dewan qt 2009 lalu.
Seorang Jamilah Al Shanti, muslimah, 3 TO Palestina teratas oleh Zionis-Israel. Dia masih bebas hilir mudik di kota Gaza, berdakwah dan berjihad. Ketika bunda Yoyoh Yusroh bertanya, kenapa masih hilir mudik padahal dia termasuk TO.
Setiap peluru itu mempunyai nama (baca: tujuan), jika Alloh menakdirkan namanya di salah satu peluru, maka akan ada saatnya walau saya bersembunyi dimana pun, begitu pun sebaliknya. Jadi untuk apa saya takut. Begitu inti jawaban lantangnya.
Jamilah Al Shanti, seorang umahat kelahiran 1955 dengan 6 orang anak, istri dari Abdel Azis Ar-Rantisi, sudah berkali-kali keluar masuk camp pelatihan (baca: penjara) Zionis-Israel.
Selamat menikmati ikatan ukhuwah ini saudaraku, semoga Alloh berkenan menjaga kita.
................................................................................................
Bismillahirrahmanirrahim
Saudari-saudariku para muslimah di Indonesia…
Aku sampaikan salam penghormatanku untuk kalian, salam penghormatan Islam yang agung:
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh,
Amma ba’du…
Kami adalah saudari-saudari muslimah kalian di Palestina. Kami tumbuh di medan ribath dan jihad. Dan kami selalu berusaha untuk berpegang teguh pada agama kami yang agung, serta mendidik anak-anak kami untuk itu. Karena berpegang teguh pada agama Islam adalah (satu-satunya) tali keselamatan, berdasarkan Firman Allah Ta’ala dalam Surah Ali Imran:
“Dan barang siapa yang menginginkan selain Islam sebagai agama, maka itu tidak akan diterima darinya, dan kelak di akhirat ia termasuk orang-orang yang merugi.”
Karena itu, kami selalu berusaha untuk komitmen dengan al-Qur’an dan keislaman kami. Dan seperti itu pula komitmen pemerintahan Islam kami untuk menumbuhkan sebuah generasi yang selalu menjaga Al-Qur’an, serta melahirkan ribuan penghafal Kitabullah di setiap tahunnya.
Dari bumi Palestina,medan ribath ini, kami mengirimkan surat persaudaraan dari lubuk hati yang dipenuhi cinta kepada saudari-saudari kami di Indonesia. Melalui surat ini, kami haturkan rasa terima kasih kepada semuanya atas sikap dan dukungan mereka untuk anak-anak bangsa Palestina kami.
Melalui surat ini juga, kami mendorong mereka untuk selalu mentarbiyah (membina) anak-anak mereka dengan tarbiyah Islamiyah dan komitmen dengan Syariat Allah;
karena dalam itu semua terdapat pembinaan terhadap ruh dan jiwa, serta keteladanan terhadap akhlak Rasul kita yang mulia Shallallahu ‘ALaihi wa Sallam dan para sahabatnya yang mulia. Perhatikanlah sahabat mulia, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu ketika mengatakan:
“Janganlah seorang dari kalian meminta dari dirinya selain al-Qur’an. Sebab jika ia mencintai al-Qur’an dan mengaguminya, niscaya ia akan mencintai Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Namun jika membenci al-Qur’an, maka ia akan membenci Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.”
Karena itu, siapakah di antara kita yang dapat menerima dirinya atau anak-anaknya menjadi orang yang benci kepada Allah dan Rasul-Nya yang kelak akan memberi syafaat kepada kita di hari kiamat?
Itulah sebabnya, saya membisikkan ke telinga saudara-saudara kami tercinta, kaum muslimin di manapun berada: “Kalian harus terus mempelajari dan menghafalkan Al-Qur’an, serta berpegang teguh dengan ajaran-ajaran Islam. Sebab sesungguhnya siapapun yang menginginkan kemuliaan dengan Islam, niscaya Allah akan memuliakannya. Namun siapa yang mencari kemuliaan dengan selain Islam, niscaya Allah akan menghinakannya.”
Semoga Allah selalu memberikan taufiq-Nya untuk kalian untuk mengikuti apa saja yang dicintai dan diridhai-Nya.
Saudari-saudarimu, para muslimah yang sedang berjihad di bumi Palestina
Gaza, 29/6/2010
-repost 19januari2012-
Renungan
Assalamu'alaikum wr.wb
ba'da tahmid wa sholawat
saudaraku...
apa yang sudah kita lakukan hari ini?
apa yang sudah kita lakukan saat ini?
apakah amalan sholih kita semakin bertambah?
ataukah kita hanya semakin menambah kema'siatan kita?
na'udzubillah...
saudaraku...
lihatlah di ujung sana,ada seonggok nyawa tengah berada dalam kubangan api neraka,
ada sesosok tubuh yang meraung,meratap.....dan meratap
memohon dan memohon ampun pada Sang Khaliq
Na'udzubillahhimindzalik
saudaraku...
bergegaslah, bangunlah dari jeratan keindahan duniawi
yang semakin menggerogoti nurani kita,
yang semakin mencekeram jiwa kita
sehingga kita semakin jauh dari Nur Ilahi Robbi
saudaraku.....
gapailah SurgaNya,rengkuhlah cintaNya
melangkahlah dengan seuntai iman di hatimu
engkau akan merasakan betapa manisnya keridhoan Allah
engkau akan merasakan betapa teduhnya hatimu
karena ada cintaNya di jiwamu
saudaraku...
saat di sepertiga malam
bersujudlah dan bersujudlah saudaraku...
menangislah dan menangislah saudaraku...
resapilah arti hidup ini, bertaubatlah saudaraku...
beristighfarlah...
saudaraku...
tetaplah dalam jalan dakwah ini
karena ada surga yang telah menantimu... insyaAllah
karena ada bidadarimu yang selalu menunggu kesyahidanmu... insyaAllah
tersenyumlah dalam menghadapi cobaan ini...
karena Allah selalu menyayangimu
sebatang_ranting
saat matahari berada dalam puncaknya
wassalam...
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ini tulisan dah lama banget. jaman jadul, hasil korek-korek box sent di email. Sayang kalau cuma nganngur di sana. Revisi sana sini, terus posting deh. Sengaja diposting di sini, harapannya u renungan qta semua, dan penguat diri ini. Semoga Allah berkenan ku istiqomah di jalan dakwah. SEMANGAT ^_^
Tegalrejo, 2 Oktober 2011
Harapku
Ya Rahman, Ya Rahiim,
Dia adalah ibuku,
Dia adalah ibunda kami
di jalan ini
Ya Quddus,
Mendengarkan sapa, tutur, dan nasehatnya
Mengindra sikap dan lakunya
Memberikan kepadaku energi, tak habis-habis
Ya Malik,
Pergi ke Gaza bersamanya, itulah anganku
Kabarkan Palestina pada dunia bersamanya, itulah cita dan asaku
Ya Qoodir,
Sedang apa bunda di sana?
Ku berharap, KAU sedang menjamunya dengan sebaik-baiknya perjamuan
Ku berharap, bunda bahagia
Ya Mujiib,
Aku ingin sekali memeluknya
Aku ingin bercengkrama dengannya di jannahMU
Ya Matiin,
Bunda telah pulang
Aku sedih, tapi bahagia
Aku menangis, tapi bahagia
Ya Haq,
Bunda telah menepati janjinya (i.a)
Terbunuh di jalanMU atau bersabar menunggu tanpa mengubahnya
Bunda telah menepatinya (i.a)
Ya Wahhab,
Semoga ku dapat menepati janjiku juga
Terbunuh di jalanMU
Atau
Bersabar menunggu tanpa mengubahnya
Tegalrejo, 18 Jumadil Akhir 1432 H
........................................................................................................................
Inna lillahi wa inna ilaihi rooji'un... Allahummafirlaha war hamha wa'afihi wa'fu 'anha... Selamat jalan ibu, selamat jalan ustadzah Yoyoh Yusroh. Semoga kita bisa berkumpul kembali di negeri cahaya, insya Allah.
[Tiga Suluh] Untukmu Palestin
Di Turki, masalah Palestin adalah masalah bersama. Masalah yg tidak hanya bertengger di masjid-masjid, ruang-ruang pelatihan, 3x4, 3x5, atau berapa kali berapa pun ukurannya. Masalah Palestin merupakan obrolan warung kopi, yang tidak tabu. Semua membicarakannya, anak-anak, pemuda, orangtua. Berkurudung atau pun tidak, pake tindik atau pake cocok hidung. Palestin topiknya. Tak heran mavi marmara menjadi realita.
Pernah juga banyak orang (karena kulupa sudah berapa org berpesan padaku, yang kuingat, banyak orang) berkata padaku dl berbagai kesempatan. Ketika kau memberikan bantuan pada Palestin, sesungguhnya kau memberikan bantuan pada dirimu sendiri. Karena Palestin adalah 'kita'. Eksistensi dan pewarisan.
Bantuan-bantuan itu seperti minyak menyalakan suluh menerangi masjid Al-Aqsa. Kata banyak sumber kepadaku ada tiga hal yang bisa kita lakukan u berbondong-bondong menerangi Al-Aqsa, ingat nomor tdk menunjukkan urutan atau prioritas (karena aku blm meneliti kebutuhan prioritasx^^). Dan itu juga masih menjadi Pe Er besar bwtku u mengamalkannya.
Pertama, agen MLM Palestin. Ya, kemana pun kita pergi sedapat mungkin kita sosialisasikan Palestin. Agar mbah tahu apa itu Palestin. Agar encing mendukung aksi-aksi pro Palestin. Agar nona menangis ketika melihat gambar korban-korban di Palestin. Agar pemuda malu kalau nggak tahu tentang Palestin. Agar ayah antusias mengajak anak-anaknya ngencleng buat Palestin. Agar bunda antusias bercita-cita mempersembahkan mujahid bagi Palestin. Agar bocah-bocah merasa punya saudara-saudara hebat di Palestin. Agar presiden, ekonom, politikus, budayawan, dokter, perawat, aktor, model, sutradara, produser, petani, guru, wartawan, fotografer, supir angkot, polisi, pedagang, nelayan, dll ngeh dengan Pelestin.
Kedua, Dana (Duit). Haru rasanya ketika membaca berita ttg saudara qt di Idonesia ini yang menyumbangkan bumbu pecel di salah satu acara galang dana Palestin. Akhirnya bumbu pecel merk ' i.a Ikhlas' itu dilelang dan goal beberapa juta rupiah. Allahu Akbar!
Informasi setahun yang lalu, harga telurnya saja (dari terowongan bawah tanah), bisa seharga 20 ribu rupiah per butirnya. Ntah sekarang. Apalagi minyak,daging sapi, alat-alat pendidikan, alat-alat kesehatan yang logikanya lebih mahal dari sebutir telur.
Ketiga, Do'a. Senjata paling pamungkas pada ukhuwah sesama muslim. Senjata yang bisa kita sumbangkan kapan saja tanpa chek point dari zionis dan mesir. Senjata yang langsung wus-wus sampai di tempat insya Allah. Senjata yang mempunyai banyak dampak positif bagi pengirim dan penerimanya. Dan yang pasti tanpa bayar rupiah, dollar, euro, atau sekel.
Yang lebih penting dari itu semua, dapatkah kita bayangkan, apa sebenarnya alasan penduduk Gaza tetap bertahan di bumi jihad tersebut? Masalah harga diri Islam pasti. Masalah aqidah pasti. Dan satu yang disampaikan Ismail Haniya dalam pidatonya ketika bunda Yoyoh bersilaturahim juli tahun 2010. Inti kata-kata yang bisa kurekam, Kami bertahan di sini untuk menunaikan hak kalian. Karena Al-Quds adalah milik bersama, milik kalian juga, maka menjadi kewajiban kami sebagai saudara kalian untuk menjaganya. Masya Allah...
Tegalrejo, 7 Mei 2011
Langganan:
Komentar (Atom)


























