Selasa, 12 November 2013

Ketika Mata Tak [Belum] Bisa Terpejam

Hhh... Ketakutan seseorang yang matanya belum bisa terpejam adalah jatuh dalam kesia-siaan, atau lebih jauhnya jatuh dalam kemaksiatan. 

Karena dalam "kesendirian" itu adalah pembuktian sebenar-benarnya.

Ketika tak bersama kerabat, tak bersama sejawat, peluang untuk meng"apasaja"kan terbuka lebar.

Harus kuatkan pegangan, kuatkan tali kekang.

Agar lulus! Agar berhasil di fase Tak [Belum] Bisa Terpejam ini.

Habis satu pemenuh harus ada pemenuh bermakna lainnya.

Bosan dengan abjad harus beralih ke dalam angka dan
mbol...

Yang penting harus ada kebermaknaan yang dieja.

Lebih mudah menata wajah, kata, dan hati ketika bersama.

Maka "kesendirian" menjadi pembuktian penataan wajah, kata, dan hati hanya sekadar fondant atau isi...

Banyak-banyaklah meminta dengan sangat wahai diri...

Kepada Yang Maha, agar berkenan menetapkan cinta ini di keramaian dan kesendirian.

Senantiasa...

Hingga perjumpaan tersebut menjadi menyenangkan tak terkira.


Argomulyo, 24 Oktober 2013 02:23

Tidak ada komentar:

Posting Komentar